You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Januari-Oktober, DKI Pulangkan 2.241 Orang Terlantar
photo Devi Lusianawati - Beritajakarta.id

2.241 Orang Terlantar Dipulangkan ke Daerah Asal

Sebanyak 2.241 orang terlantar dipulangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke daerah asalnya selama periode Januari hingga Oktober 2015. Orang terlantar tersebut merupakan pendatang tidak bisa pulang dengan berbagai alasan.

Ini kita pulangkan sebelum mereka menjadi PMKS di Jakarta, itu akan lebih sulit buat kita

Kepala Bidang Perlindungan Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta, Djafar Mukhlisin mengatakan, para pendatang tersebut biasanya adalah orang yang ingin mencari kerja di Ibukota, namun tak kunjung mendapat pekerjaan. Akhirnya, tidak lagi punya ongkos pulang.  

"Itu yang sering dialami mereka. Mereka berfikir, di Jakarta ini enak, banyak lapangan pekerjaan, namun saat sampai di sini kondisinya beda," ujarnya, Senin (16/11).

12 Satgas P3S Disiapkan Halau PMKS di Jl Yos Sudarso

Menurut Djafar, memulangkan orang terlantar di Jakarta merupakan amanah dari Peraturan Gubernur (Pergub) No 126 Tahun 2007 tentang Pemberian Bantuan Sosial kepada Orang Terlantar. Selain itu, langkah tersebut juga untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jakarta.

"Ini kita pulangkan sebelum mereka menjadi PMKS di Jakarta, itu akan lebih sulit buat kita," tandas Djafar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5067 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1814 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1757 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1554 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1528 personAnita Karyati